Intanbeauty’s Blog











GAZA – Israel menyiagakan pasukan cadangan pada Senin ini untuk mendukung pasukan lainnya yang kini telah masuk ke pusat kota Gaza. Israel ingin perang segera berakhir dengan menghabisi Hamas.

Sejak kemarin militer Israel berupaya masuk ke jantung kota Gaza meski sempat dipukul mundur oleh pejuang Gaza. Dukungan serangan udara dari jet-jet tempur mempermudah mereka masuk. Setidaknya 60 serangan udara dilancarkan pada hari ke-16 serangan.

Sebuah stasiun televisi swasta Israel melaporkan, pemerintah akan telah memulai pengiriman ribuan tentara cadangan. Juru bicara militer Israel mengatakan, pihaknya akan meningkatkan integrasi pasukan di Gaza.

Pejabat pemerintah Israel mengatakan perang mungkin akan selsai dengan cepat dengan serangan besar-besaran ini, meski harus mengindahkan resolusi PBB 1860.

“Keputusan Dewan Keamanan PBB tidak berpengaruh kepada kami,” ujar Matan Vilnai deputi Menteri Pertahanan Israel kepada sebuah stasiun radio. “serangan ini mengingikasikan bahwa kami akan menyelesaikan perang darat sesegera mungkin,” tuturnya seperti dikutip AFP, Senin (12/1/2009).

Sebelumnya Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengatakan bahwa pihaknya hampir mencapai tujuan operasi militer. Namun pertempuran masih akan berlanjut untuk saat ini. “Israel telah mendekati tujuan, namun masih butuh kesabaran,” kata Olmert.



GAZA – Hingga Senin ini tentara Israel belum berhasil menaklukkan kota Gaza meski ribuan tentara cadangan telah dikerahkan. Pejuang Gaza berikan perlawanan sengit.

Berdasarkan pantauan Press TV, Senin (12/1/2009), pejuang Gaza, baik Hamas dan Jihad Islam memberikan perlawanan sengit dan merepotkan Israel. Padahal mereka didukung dengan tank-tank dan serangan udara dari helikopter dan jet tempur.

Pertempuran sengit dilaporkan terjadi Senin pagi di wilayah timur dan selatan kota Gaza. Asap hitam dari misil-misil dan arteleri yang menghantam gedung-gedung membumbung dan menggelapkan laingit Gaza dalam serangan Israel di hari ke-17 itu.

Hingga saat ini, serangan Israel sudah menewaskan sedikitnya 900 warga Gaza sementara 4.000 lebih terluka, kebanyakan dari mereka anak-anak dan wanita.



YERUSALEM – Para pejabat Israel, baik Perdana Menteri Ehud Olmert, Menteri Luar Negeri Tzipi Livni, dan Menteri Pertahanan Ehud Barak, dilaporkan mulai berbeda pendapat soal ekspansi serangan di Gaza.

Situs media Israel Haaretz seperti dikutip Press TV, Senin (12/1/2009), mengonfirmasi sumber dalam PM Ehud Olmert dan melaporkan bahwa Olmert mulai berbeda pendapat dengan Livni dan Barak soal kelanjutan serangan ke Gaza lebih dalam.

Menurut sumber tersebut, ketiga pejabat itu pada Sabtu pagi pekan lalu mengadakan pertemuan. Barak dan Livni menyarankan agar operasi militer Israel “Cast Lead” ini diakhiri sesegera mungkin. Namun Olmert memiliki pandangan lain dengan meneruskan serangan lebih ke dalam kota Gaza.

Menurut laporan tersebut, sejak awal Livni dan Barak bahkan tidak setuju dengan serangan darat yang akan berpotensi menimbulkan korban lebih banyak dari pihak Israel.

Meski Israel terus memborbardir kota Gaza, Hamas terus meluncurkan serangan roket-roketnya. Beberapa roket Minggu kemarin dan menghantam lima kota di sebelah selatan Israel. Bahkan Hamas mengklaim serangan roketnya juga berhasil menghantam pangkalan udara yang berjarak hanya 10 km dari Tel Aviv



et cetera